Aku tak percaya kau telah tiada.
Haruskah ku pergi tinggalkan dunia.
Agar aku dapat berjumpa denganmu.
Sepenggal lagu dari Chrisye yang dinyanyikan oleh Peterpan. Pagi itu ia nyanyikan, di hari kehilangan. Di kendaraan spontan penggalan lagu Kisah Cintaku itu ia nyanyikan. Tak ada maksud, tak tahu-menau. Sesampai di sekolah, setelah berdoa. Pengumuman dari ruang TU menggunakan microphone yang tersambung ke speaker yang berada di setiap kelas. Pengumuman yang tidak pernah diduga sebelumnya, tidak pernah sedikit pun terlintas olehnya. Pengumuman yang memutuskan semua. Pengumuman kepergian seseorang yang disayanginya.
Tidak percaya; adanya keraguan, menyangsikan.
Itu yang selama ini dirasakan olehnya yang pernah kehilangan. Tidak banyak orang bisa merasakan ikhlas ketika kehilangan, mungkin ia sudah merasa lega dengan berjalannya waktu, tapi apa daya ketika semua itu teringat kembali, mendatangkan sesak lagi. Seperti yang tertulis di buku: Berdamailah dengan masa lalu yang menyakitkan, berdamai tapi tidak melupakan. Pertama, ia tak menganggap masa lalu itu menyakitkan, hanya takdir yang tidak mau tau tentang rencana kehidupan bahagia yang ia bentuk untuk masa depan. Kedua, melupakan. Kemungkinan terbesar ia tidak dapat melupakan apa yang terjadi di masa lalu, dalam hal ini kejadian besar yang pernah ia alami. Tidak ada penawarnya. Akan selalu teringat, entah sampai kapan.
Mungkin dengan berjalannya waktu, ia mampu sembuh, dari kejadian itu. Tetapi ia juga tidak bisa menolak ketika ingatan itu kembali hadir, mengingatkannya akan semua.
Ia tidak pantas untuk bersedih berlarut-larut. Karena ia pantas unuk mendapatkan kebahagiaanya, termasuk aku, kamu, mereka, pun siapa saja. Terutama mereka yang pernah merasa kehilangan.
Tidak percaya akan sebuah kepergian. Hal yang pertama dirasakannya ketika semuanya terjadi. Mungkin tidak hanya ia, tetapi semua yang pernah merasakan.
Setiap lagu sedih yang didengarkan, seakan mengarah kepadanya, menuduh bahwa lagu tersebut seperti apa yang dialaminya. Menjadi bahan perbincangan orang, menjadi nara sumber untuk mereka yang ingin tau apa yang telah terjadi.
Semua itu akan terus terjadi selama hidup. Selama ada orang baru yang masuk ke hidupnya.
Sesungguhnya semua itu adalah pelajaran bagi mereka yang belom pernah merasakan kehilangan, dalam hal apapun itu. Jagalah apa-apa saja yang kalian punya. Ingatlah semua hanya titipan Yang Maha Kuasa. Akan kembali tanpa kalian duga, kapan waktunya, seperti yang ia alami.
Ingatan yang mendalam. Hanya bisa menyebut namanya di gelap malam.
Tidak seperti dulu; Di panasnya siang, terangnya hari.
Berdo'a di setiap sujudnya, berharap kebahagiaan selalu diperoleh orang terkasih yang ada disana.
Setiap lagu sedih yang didengarkan, seakan mengarah kepadanya, menuduh bahwa lagu tersebut seperti apa yang dialaminya. Menjadi bahan perbincangan orang, menjadi nara sumber untuk mereka yang ingin tau apa yang telah terjadi.
Semua itu akan terus terjadi selama hidup. Selama ada orang baru yang masuk ke hidupnya.
Sesungguhnya semua itu adalah pelajaran bagi mereka yang belom pernah merasakan kehilangan, dalam hal apapun itu. Jagalah apa-apa saja yang kalian punya. Ingatlah semua hanya titipan Yang Maha Kuasa. Akan kembali tanpa kalian duga, kapan waktunya, seperti yang ia alami.
Ingatan yang mendalam. Hanya bisa menyebut namanya di gelap malam.
Tidak seperti dulu; Di panasnya siang, terangnya hari.
Berdo'a di setiap sujudnya, berharap kebahagiaan selalu diperoleh orang terkasih yang ada disana.
0 comments:
Posting Komentar